Persyaratan Sistem
Persyaratan sistem yang dijelaskan di sini adalah untuk layanan aplikasi NocoBase itu sendiri, hanya mencakup sumber daya komputasi dan memori yang dibutuhkan oleh proses aplikasi. Tidak termasuk layanan pihak ketiga yang menjadi dependensi, termasuk tetapi tidak terbatas pada:
- API Gateway / Reverse Proxy
- Layanan Database (seperti MySQL, PostgreSQL)
- Layanan Cache (seperti Redis)
- Message Queue, Object Storage, dan middleware lainnya
Kecuali untuk skenario verifikasi fungsi atau eksperimental, sangat disarankan untuk men-deploy layanan pihak ketiga di atas secara terpisah pada server atau container yang terpisah, atau langsung menggunakan layanan cloud terkait.
Konfigurasi sistem dan perencanaan kapasitas untuk layanan terkait harus dievaluasi dan dioptimalkan secara terpisah berdasarkan volume data aktual, beban bisnis, dan skala konkurensi.
Mode Deployment Node Tunggal
Mode deployment node tunggal mengacu pada layanan aplikasi NocoBase yang hanya berjalan pada satu instans server atau container.
Persyaratan Hardware Minimum
Skenario yang Sesuai:
- Bisnis mikro
- Verifikasi fungsi (POC)
- Lingkungan pengembangan / pengujian
- Skenario dengan hampir tidak ada akses konkuren
- Konfigurasi ini hanya menjamin sistem dapat berjalan, tidak menjamin pengalaman performa.
- Ketika volume data atau permintaan konkuren bertambah, sumber daya sistem dapat dengan cepat menjadi bottleneck.
- Untuk skenario pengembangan source code, pengembangan plugin, atau build dan deployment dari source code, disarankan untuk menyediakan lebih dari 4 GB memori bebas untuk memastikan proses instalasi dependensi, kompilasi, dan build berjalan lancar.
Persyaratan Hardware yang Direkomendasikan
Skenario yang Sesuai:
Cocok untuk lingkungan produksi bisnis kecil hingga menengah dengan konkurensi rendah.
- Pada konfigurasi ini, sistem dapat memenuhi operasi backend manajemen rutin dan beban bisnis ringan.
- Ketika kompleksitas bisnis, akses konkuren, atau tugas backend bertambah, pertimbangkan untuk meningkatkan spesifikasi hardware atau bermigrasi ke mode cluster.
Mode Cluster
Cocok untuk skenario bisnis berskala menengah hingga besar dengan konkurensi tinggi, dan dapat meningkatkan ketersediaan sistem dan throughput bisnis melalui penskalaan horizontal (untuk detail, lihat: Mode Cluster).
Persyaratan Hardware Node
Pada mode cluster, konfigurasi hardware untuk setiap node aplikasi (Pod / instans) disarankan sama dengan mode deployment node tunggal.
Konfigurasi Minimum Node Tunggal:
- CPU: 1 core
- Memori: 2 GB
Konfigurasi yang Direkomendasikan Node Tunggal:
- CPU: 2 core
- Memori: 4 GB
Perencanaan Jumlah Node
- Jumlah node dalam cluster dapat diskalakan sesuai kebutuhan (2–N)
- Jumlah node yang sebenarnya dibutuhkan tergantung pada:
- Volume akses konkuren
- Kompleksitas logika bisnis
- Beban tugas backend dan pemrosesan asinkron
- Kapasitas respons layanan dependensi eksternal
Disarankan dalam lingkungan produksi:
- Sesuaikan ukuran node secara dinamis berdasarkan metrik monitoring (CPU, memori, latensi permintaan, dll.)
- Sediakan redundansi sumber daya tertentu untuk mengantisipasi fluktuasi traffic

