Pengantar Solusi Ticket
Tips: Versi saat ini adalah versi pratinjau awal, fungsinya belum sempurna, kami terus meningkatkannya. Saran dan masukan sangat dihargai!
1. Latar Belakang (Why)
Masalah Industri / Posisi / Manajemen yang Diselesaikan
Perusahaan menghadapi berbagai jenis permintaan layanan dalam operasional sehari-hari: perbaikan peralatan, IT support, keluhan Pelanggan, konsultasi & saran, dll. Sumber permintaan ini tersebar (sistem CRM, engineer lapangan, email, form publik, dll.), alur prosesnya beragam, dan kurang memiliki mekanisme pelacakan dan manajemen terpadu.
Contoh skenario bisnis tipikal:
- Perbaikan Peralatan: Tim after-sales menangani perbaikan peralatan, perlu mencatat informasi khusus seperti nomor seri peralatan, kode kerusakan, suku cadang, dll.
- IT Support: Departemen IT menangani permintaan internal karyawan seperti reset password, instalasi software, gangguan jaringan, dll.
- Keluhan Pelanggan: Tim customer service menangani keluhan Pelanggan multi-channel, beberapa Pelanggan emosional perlu diprioritaskan
- Self-service Pelanggan: Pelanggan akhir berharap dapat mudah submit permintaan layanan dan mengetahui progress penanganan
Profil Pengguna Target
Pain Points Solusi Mainstream yang Ada
- Biaya tinggi / kustomisasi lambat: Sistem Ticket SaaS mahal, siklus pengembangan kustom panjang
- Sistem terfragmentasi, data silos: Berbagai data bisnis tersebar di sistem berbeda, sulit untuk dianalisis dan diambil keputusan secara terpadu
- Bisnis berubah cepat, sistem sulit berevolusi: Saat kebutuhan bisnis berubah, sistem sulit menyesuaikan dengan cepat
- Respons layanan lambat: Permintaan beredar antar sistem berbeda, tidak dapat ditugaskan tepat waktu
- Proses tidak transparan: Pelanggan tidak dapat melacak progress Ticket, pertanyaan berulang menambah tekanan customer service
- Kualitas sulit dijamin: Tidak ada monitoring SLA, timeout dan rating buruk tidak dapat diberi peringatan tepat waktu
2. Produk Referensi dan Benchmarking Solusi (Benchmark)
Produk Mainstream di Pasar
- SaaS: Salesforce, Zendesk, Odoo, dll.
- Sistem Kustom / Sistem Internal
Dimensi Benchmarking
- Cakupan fungsi
- Fleksibilitas
- Skalabilitas
- Cara penggunaan AI
Diferensiasi Solusi NocoBase
Keunggulan tingkat platform:
- Konfigurasi diutamakan: Dari tabel data dasar, hingga tipe bisnis, SLA, skill routing, dll. dikelola melalui konfigurasi
- Pembangunan cepat low-code: Lebih cepat dari pengembangan internal, lebih fleksibel dari SaaS
Yang tidak bisa dilakukan sistem tradisional atau biayanya sangat mahal:
- Integrasi native AI: Memanfaatkan plugin AI NocoBase untuk klasifikasi cerdas, bantuan pengisian, rekomendasi pengetahuan
- Semua desain dapat direplikasi pengguna: Pengguna dapat memperluas berdasarkan template
- Arsitektur Data Tipe T: Tabel utama + tabel tambahan bisnis, menambah tipe bisnis baru hanya perlu menambahkan tabel tambahan
3. Prinsip Desain (Principles)
- Biaya kognitif rendah
- Bisnis di atas teknologi
- Dapat berevolusi, bukan selesai sekali
- Konfigurasi diutamakan, kode sebagai fallback
- Kolaborasi manusia dan AI, bukan AI menggantikan manusia
- Semua desain harus dapat direplikasi pengguna
4. Ikhtisar Solusi (Solution Overview)
Pengantar Singkat
Platform Ticket umum yang dibangun berdasarkan platform low-code NocoBase, mengimplementasikan:
- Entry Terpadu: Integrasi multi-sumber, pemrosesan terstandarisasi
- Distribusi Cerdas: Klasifikasi dengan bantuan AI, penugasan load-balanced
- Bisnis Polimorfik: Tabel utama inti + tabel tambahan bisnis, ekspansi fleksibel
- Closed-loop Feedback: Monitoring SLA, evaluasi Pelanggan, follow-up rating buruk
Alur Pemrosesan Ticket
Daftar Modul Inti
Tampilan Antarmuka Inti

5. AI Employee
Tipe dan Skenario AI Employee
- Asisten Customer Service, Asisten Penjualan, Analis Data, Auditor
- Membantu manusia, bukan menggantikan
Kuantifikasi Nilai AI Employee
Dalam solusi ini, AI Employee dapat:
6. Sorotan (Highlights)
1. Arsitektur Data Tipe T
- Semua Ticket berbagi tabel utama, logika alur terpadu
- Tabel tambahan bisnis menampung field unik, ekspansi fleksibel
- Menambah tipe bisnis baru hanya perlu menambahkan tabel tambahan, tidak memengaruhi alur utama
2. Siklus Hidup Ticket Lengkap
- Baru → Ditugaskan → Diproses → Pending → Diselesaikan → Ditutup
- Mendukung skenario kompleks seperti transfer, kembali, buka kembali
- Penghitungan SLA akurat hingga jeda saat pending
3. Integrasi Multi-channel Terpadu
- Form publik, portal Pelanggan, API, email, input customer service
- Pemeriksaan idempotensi mencegah pembuatan duplikat
4. Integrasi Native AI
- Bukan "menambah tombol AI", melainkan terintegrasi di setiap tahap
- Identifikasi niat, analisis sentimen, rekomendasi pengetahuan, polish balasan
7. Roadmap (Pembaruan Berkelanjutan)
- Embedding Sistem: Mendukung embedding modul Ticket ke berbagai sistem bisnis seperti ERP, CRM, dll.
- Interkoneksi Ticket: Integrasi Ticket sistem hulu/hilir dan callback status, mengimplementasikan kolaborasi Ticket lintas sistem
- Otomasi AI: AI Employee terintegrasi ke Workflow, mendukung eksekusi otomatis di backend, untuk pemrosesan tanpa pengawasan
- Dukungan Multi-tenant: Skala horizontal melalui multi-workspace/multi-aplikasi, dapat didistribusikan ke tim customer service yang berbeda untuk operasi independen
- Knowledge Base RAG: Otomatis vektorisasi semua data Ticket, Pelanggan, Produk, dll., mengimplementasikan pencarian cerdas dan rekomendasi pengetahuan
- Dukungan Multi-bahasa: Antarmuka dan konten mendukung pergantian multi-bahasa, memenuhi kebutuhan kolaborasi tim multinasional/multi-region

